Tuesday, December 6, 2011

Abu Bakar

“Kupersembahkan jiwaku, seluruh hartaku, keluargaku untuk perjuangan jihad di jalan Allah. Dan tak satu pun di dunia ini yang mampu menggoyahkan sumpahku itu.”

Adakah generasi Islam yang lebih mantap kesetiaannya selain para sahabat Rasulullah saw. Sepak terjang mereka telah meluluhlantakkan gunung-gunung batu jazirah Arab. Kesetiaan mereka dengan dakwah dan jihad menghancurleburkan angan-angan orang-orang kafir di masanya. Di antara mereka ada Abu Bakar Ash-Shiddiq.

Abu Bakar tercenung. Ia merasa malu bercampur ragu. Mampukah nama besar itu ia jaga. Mampukah diri dan keluarganya telah benar-benar setia dalam jihad seperti kesetiaan sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq. Abu Bakar khawatir sekali kalau suatu waktu ada orang yang bilang. “Payah Abu Bakar. Gara-gara anak sakit aja, nggak datang ngaji! Gara-gara sibuk dagang aja, dakwah ditinggalin!”

Sunday, September 4, 2011

Apa Itu Islam

Islam adalah risalah Allah SWT yang terakhir bagi manusia, oleh karena itu Islam adalah agama terakhir yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi-Nya yang terakhir yaitu Sayyidina Muhammad Saw, Dan sesungguhnya Nabi Muhammad Saw adalah membawa risalah Allah SWT yang universal dan sebagai rahmat untuk semua alam. Setiap Nabi datang dengan risalah dari Allah SWT untuk kaumnya masing-masing, sedangkan Nabi Muhammad Saw dengan Islam sebagai risalah Allah SWT yang terakhir untuk semua manusia bahkan jin.  
Allah SWT berfirman: "Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam."( QS. Al-Anbiya': 107), 

Allah SWT berfirman: "Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui." (QS. Saba': 28), 

dan Allah SWT berfirman: "Katakanlah: "Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua" (QS. Al-A'raf: 158)

Dan juga Nabi Muhammad Saw. telah mengabarkan kepada kita bahwa sesungguhnya Allah SWT. telah mengkhususkan Nabi Muhammad Saw. dengan amanat seperti ini, maka Nabi Muhammad Saw bersabda: "Nabi yang dahulu diutus untuk kaum yang khusus, sedangkan aku diutus untuk manusia seluruhnya" (HR. Bukhari Muslim) 


Islam adalah agama yang mudah, tidak sukar dan tidak sempit 

Allah SWT. berfirman: "Dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan." (QS. Al-Hajj: 78) 
Allah SWT. juga berfirman: "Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu." (QS. Al-Baqarah: 185)

Wednesday, June 1, 2011

Hati Menemukan Ketenangan Dengan Mengingat Allah

Menurut penelitian oleh David B Larson dan timnya dari the American National Health Research Center [Pusat Penelitian Kesehatan Nasional Amerika], pembandingan antara orang Amerika yang taat dan yang tidak taat beragama telah menunjukkan hasil yang sangat mengejutkan. Sebagai contoh, dibandingkan mereka yang sedikit atau tidak memiliki keyakinan agama, orang yang taat beragama menderita penyakit jantung 60% lebih sedikit, tingkat bunuh diri 100% lebih rendah, menderita tekanan darah tinggi dengan tingkat yang jauh lebih rendah, dan angka perbandingan ini adalah 7:1 di antara para perokok. 1 

Ibadah dan keimanan kepada Allah memiliki lebih banyak pengaruh baik pada kesehatan manusia daripada keimanan kepada apa pun yang lain.

Dalam sebuah pengkajian yang diterbitkan dalam International Journal of Psychiatry in Medicine, sebuah sumber ilmiah penting di dunia kedokteran, dilaporkan bahwa orang yang mengaku dirinya tidak berkeyakinan agama menjadi lebih sering sakit dan mempunyai masa hidup lebih pendek. Menurut hasil penelitian tersebut, mereka yang tidak beragama berpeluang dua kali lebih besar menderita penyakit usus-lambung daripada mereka yang beragama, dan tingkat kematian mereka akibat penyakit pernapasan 66% lebih tinggi daripada mereka yang beragama.